Pojok Bale

Friday, December 17, 2004

Sakit Hati Vs. Sakit Gigi

Kalo orang-orang bilang lebih baik sakit gigi daripada sakit hati, saya punya pendapat lain. Menurut saya, lebih baik sakit hati daripada sakit gigi! Kenapa? Kalo orang sakit hati, paling-paling hanya nggak bisa tidur, makan terasa pahit, hidup segan mati tak mau, tapi itu semua hanya bathin yang paling tersiksa. Tapi, kalo sakit gigi, udah tidur nggak bisa, kalo makan, jangankan terasa, mau buka mulut dan ngunyah aja rasa sakitnya kemana-mana, bukannya pahit atau manis yang terasa tapi ya itu tadi...sakit!

Tapi, yang lebih sial lagi, kalo ada orang yang udah sakit gigi, ditambah sakit hati...aduh! Sekarang saya lagi sakit gigi, ampun deh...mudah-mudahan jangan sampai hati saya sakit juga, kalo iya, tambah lengkap deh penderitaan saya yang pengangguran ini...

Friends Will Be Friends

Friends will be friends/When you're in need of love they give you care and attention
Friends will be friends/When you're through with life and all hope is lost
Hold out your hands cos friends will be friends right till the end

Penggemar berat grup musik Queen pastinya kenal dengan lirik diatas. Friends will be friends, itulah judul lagu yang liriknya saya kutip diatas. Pesan dari lagu itu adalah kita selalu bisa mengandalkan teman baik yang kita percaya, persahabatan. Saat kita dalam kesusahan, teman yang baik pasti akan ada di sisi kita untuk membantu kita, seperti penggalan lirik ini:

Another red letter day/So the pound has dropped and the children are creating/The other half ran away/Taking all the cash and leaving you with the lumber/Got a pain in the chest/Doctor's on strike what you need is a rest
It's not easy love but you've got friends you can trust


Teman yang baik bahkan juga bisa menjadi pengganti orang yang kita sayangi, ada disana saat kita susah ataupun senang.

Now it's a beautiful day/The postman delivered a letter from your lover/Only a phone call away/You tried to track him down but somebody stole his number/As a matter of fact/You're getting used to life without him in your way
It's so easy love cos you got friends you can trust


Itulah indahnya persahabatan, yang ikatannya kadang melebihi ikatan darah antara keluarga. Tapi, menurut saya, ada satu hal yang mungkin lupa ditulis dalam lirik lagu diatas. Friends will be friends, but not all of them are true friends! Ya, dimana-mana, kapan saja, meskipun tidak selalu, pasti ada seseorang yang memiliki niat yang tidak tulus, seorang brutus yang menjadi musuh dalam selimut, istilahnya 'temen makan temen'. Tidak sedikit persahabatan rusak hanya karena masalah sepele.

Beruntungnya saya, ketika saya harus tinggal jauh dari keluarga dan teman-teman, saya menemukan teman-teman baru yang juga menjadi keluarga saya. Mereka ada untuk berbagi kesenangan yang saya rasakan. Mereka juga ada untuk merasakan kesusahan yang saya dapatkan. Sayangnya kita harus berpisah, pulang ke negara masing-masing. Sampai detik ini, saat yang paling menyedihkan buat saya adalah saat saya harus pulang dan berpisah dengan teman terbaik saya, sama sedihnya dengan saat saya harus berpisah dengan seseorang yang saya sayangi. But, hey friends will be friends!

-dedicated to Ipek Ozer, Thanks for being there...

Thursday, December 16, 2004

Air Mata

Air mata? Apa sih air mata itu? Setau saya sih ya air yang keluar dari mata. Air mata bisa keluar jika si pemilik mata sedang merasa sedih, senang, takut, atau sakit. Jika dua atau beberapa orang yang sudah merasa dekat satu sama lain akan saling berpisah, si air mata pasti akan menetes. Jika sang kekasih akan pergi jauh, air mata juga akan keluar. Intinya, air mata bisa punya berbagai makna tergantung rasa dan niat apa yg dimiliki si empunya mata. Kok ada niat? Iya, niat. Banyak kan orang yg mengeluarkan air mata (baca: nangis) tapi niatnya untuk mengeluarkan air mata itu tidak sesuai dengan situasi dan kondisi. Contoh, misalnya nih ya, antara teman yang akan berpisah tadi, air mata keluar karena sedih. Begitu juga jika sang kekasih akan pergi jauh, pasti sedih. Tapi, mungkin saja ada orang yg mengeluarkan air mata bukan karena sedih, tapi karena senang. Kenapa senang? Mungkin saja salah satu diantara teman itu ada yang tidak suka dengan teman lainnya, jadi senang saat mereka harus berpisah. Atau, sang kekasih yang akan ditinggal pergi jauh tadi menjadi senang, karena dengan perginya si kekasih, dia jadi bebas bermesraan dengan kekasih yang lainnya...astaga...hehehe...

Sayangnya air mata tidak bisa bertahan lama, baru keluar, sudah langsung menguap. Coba air mata bisa membeku dan disimpan, pasti bisa dijadikan bukti sambil menanyakan 'Apa arti air mata yang dulu dikeluarkan?' Yah, begitulah air mata menurut saya.

Ini semua sekedar opini saya lho, entah bagaimana fakta sesungguhnya, lha wong saya menulis ini tidak pakai riset kok, sekedar iseng menulis apa yang lagi ada di pikiran saya. Ada di pikiran saya? Iya, sekarang ini saya sedang sering mengeluarkan air mata, maklum sedang sariawan ditambah sakit gigi...